Terobosan Baru Pembentukan Kabupaten-kabupaten Baru Demi Terselematkannya D.A.S. dari Banjir
-
Targetnya:
- Tidak ada banjir.
- Bersihnya air-air sungai, telaga, dan danau.
B. Hasil positif tambahan:
- Menciptakan lapangan-lapangan pekerjaan baru.
- Menciptakan sumber dan/atau menambah pendapatan daerah baru serta penggunaan air bersih untuk PAM/PDAM dan pariwisata.
- Kondisi sanitasi masyarakat semakin sehat.
Kabupaten-kabupaten semacam apa yang diusulkan untuk dibentuk?
Karena target utama adalah tidak ada banjir dan bersihnya air-air sungai, telaga-telaga, dan danau-danau, maka area penguasaan dari kabupaten-kabupaten itu adalah kawasan-kawasan yang berdekatan dan melingkupi:
- Sungai-sungai sejak dari hulu hingga muaranya.
- Di sekeliling telaga-telaga, situ-situ, waduk-waduk, dan danau-danau.
- Kedua-duanya yang tersebut pada poin di atas.
Bagaimana bentuk kabupaten usulan itu?
Untuk yang membawahi sungai-sungai
Tergantung pada besar dan panjangnya sungai dari hulu hingga muaranya. Yang dimaksud dengan sungai ini adalah sungai utama alias sungai prinsip, yang di daerah aliran sungai mana kabupaten itu perlu dibentuk. Jika relatif panjang maka bisa dibentuk Kabupaten DAS Kiri dan Kabupaten DAS Kanan. Namun jika panjang sungai itu relatif pendek, maka cukup dibentuk satu kabupaten saja, Kabupaten DAS.
Anak-anak sungai yang mengalir ke sungai prinsip itu menjadi cakupan pula di dalam pembicaraan pembentukan kabupaten ini.
Untuk yang membawahi danau-danau dan waduk-waduk
Ini tergantung pula pada besar atau luasnya danau dan waduk. Kabupaten Danau atau Waduk bisa meliputi seluruh danau atau waduk, dan bisa pula hanya meliputi sebagian dari danau atau waduk tersebut.
Untuk yang membawahi yang tersebut di atas
Dalam hal terdapatnya situasi dan kondisi seperti ini – sungai, telaga, waduk, dan danau sekaligus – maka kabupaten yang terbentuk adalah Kabupaten DAS & Danau/Waduk.
Tugas-tugas dan kewajiban-kewajiban kabupaten-kabupaten usulan
Untuk membedakan sebutan kabupaten baru dan asli (yang sudah ada), maka diperkenalkan istilah baru yaitu bahwa yang asli disebut sebagai Kabupaten Induk (Prinsip) dan yang baru disebut sebagai Kabupaten Bumi Alami.
Tugas dan kewajiban serta sistem pelaporan Kabupaten Induk
Pada prinsipnya masih tetap seperti sebelum ada Kabupaten Bumi Alami. Bedanya hanyalah bahwa Kabupaten Induk menerima laporan tindasan dari Kabupaten Bumi Alami. Bahkan kekuasaan otoritasnya pun tetap. Artinya, otoritas Kabupaten Induk tetap melingkupi Kabupaten Bumi Alami. Namun demikian, operasional dan otoritas kebersihan sungai dan lain-lain ada pada Kabupaten Bumi Alami.
Tugas dan kewajiban serta sistem pelaporan Kabupaten Bumi Alami
Tugas dan kewajiban Kabupaten Bumi Alami adalah menjadikan sungai-sungai, telaga-telaga, waduk-waduk, dan danau-danau yang ada di daerah operasionalnya menjadi bersih dan memelihara mereka tetap bersih. Tanggung jawab operasional, anggaran belanja, dan pendapatan langsung kepada Gubernur. Kabupaten Induk hanya diberi tindasan laporan saja. Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan lain-lain tetap dipegang oleh Kabupaten Induk.
Tugas dan kewajiban Kabupaten Bumi Alami secara detail (1)
1. Tingkat awal
a. Mendefinisikan lingkup pekerjaan, membentuk perangkat Kabupaten Bumi Alami, dan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang terbentuknya sistem pemerintahan baru.
b. Membuat anggaran belanja dan pendapatan.
c. Membuat laporan secara rinci tentang kondisi awal kawasan.
d. Membuat prioritas kerja, jadwal kerja, dan target.
e. Membuat jadwal kerja dan target secara menyeluruh.
f. Membuat laporan capaian dan mengkinikan jadwal kerja serta target baru.
2. Tingkat pertengahan
Tugas dan kewajiban pada tingkat ini pada prinsipnya sama dengan tingkat awal. Hanya saja pada tingkat ini kondisi lapangan/kawasan sudah lebih baik. Kebersihan air sudah mulai nampak.
3. Tingkat lanjut
Tugas dan kewajiban pada tingkat ini pada prinsipnya sama dengan tingkat sebelumnya. Pada tingkat ini kondisi lapangan/kawasan sudah sangat baik. Kebersihan air sudah sangat bersih, namun tetap dijaga agar tetap bersih.
Kesimpulan
Mengingat betapa pentingnya kebersihan air-air sungai, danau, dan waduk (situ) untuk sanitasi masyarakat, maka usulan pembentukan Kabupaten Daerah Aliran Sungai, Danau, dan Waduk ini perlu segera direalisasikan. Hasil yang akan diperoleh bukan hanya sanitasi masyarakat, namun juga akan tercipta lapangan-lapangan pekerjaan baru.
Semoga ada tanggapan dari pemerintah.