UJI KEPRIMAAN LANGSUNG ALTERNATIF (3) ATAS Der
PENEMUAN-PENEMUAN BARU DALAM ILMU BILANGAN PRIMA Untuk pembahasan Artikel ini, agar supaya lebih mudah dan cepat memahaminya diperlukan menyimak TABEL BILANGAN PRIMA DAN TURUNANNYA yang telah disuguhkan pada kesempatan yang lalu. Nah, perhatikan sekarang.
- ALTERNATIF LAIN DARI PENGUJIAN KEPRIMAAN SESUATU BILANGAN SECARA VISUAL (LANGSUNG).
Diulang sekali lagi, bahwa pada bab ini diperkenalkan notasi matematik baru MOD (Modulo) yang didefinisikan sebagai operasi matematik yang menghasilkan sisa pembagian dari suatu bilangan oleh bilangan lainnya. Sebagai ilustrasi MOD(19,5) = 4, artinya 19 dibagi 5 sama dengan 3, dan sisa 4. Dalam hubungannya dengan Bab Bilangan Prima, oleh karena yang ada (lihat Tabel BP dan Turunannya) hanyalah BP dan Der, maka jika hasil MOD sesuatu bilangan X = 0, maka X bukan BP (atau Der) dan jika ≠ 0, maka X BP. Untuk pengujian secara visual atau langsung ini dibuat tabel dengan kolom-kolom dari kiri ke kanan: n, P1=6n-X, P2= 6n+X, MOD(P2,P1), MOD(n,P1), MOD(P1,n), MOD(P2,n), seperti yang terlihat pada TABEL PENGUJIAN KEPRIMAAN LANGSUNG ALTERNATIF LAIN berikut. Kali ini bilangan yang diuji keprimaannya secara langsung adalah 1001. Indikasi pertama yang harus dilihat adalah harga-harga MOD(P1,n) dan MOD(P2,n). Apabila harga-harganya sama dengan 0, maka pastilah bilangan yang diuji bukan BP atau Der. Lihatlah bahwa bilangan-bilangan yang termaksud adalah pada n berturut-turut 7, 11 dan 13 yang mana bilangan-bilangan itu ternyata adalah pembentuk bilangan 1001 yang diuji. Dengan demikian pembahasan tentang bilangan-bilangan n itu dan kesimpulannya adalah seperti apa yang telah dibicarakan pada Uji Keprimaan Langsung Alternatif (2) atas bilangan 377 yang lalu.