Pandu Ibuku

0. PENGELOMPOKAN BILANGAN ASLI

PENGELOMPOKAN BILANGAN ASLI Tentang Bilangan Asli - selain dua kelompok bilangan ganjil dan bilangan genap yang sudah dikenal oleh hampir setiap orang - ada pengelompokan lain yang hanya dikenal oleh orang-orang tertentu, yaitu kelompok bilangan tidak prima dan kelompok bilangan prima. Menurut batasannya atau definisinya, Bilangan Prima adalah bilangan yang hanya bisa dibagi oleh 1 atau oleh bilangan itu sendiri. Sebagai contoh adalah seperti 2, 3, 5, 7, 11, 13 dan beberapa banyak lagi. Bilangan 1 tidak disebut bilangan prima. Dan lebih detail lagi, pengelompokan bilangan asli bisa dibuat lebih terperinci seperti berikut: 1.    Bilangan 1 adalah bilangan istimewa – tidak punya kelompok. 2.    Bilangan 2 adalah pembentuk bilangan genap. Semua bilangan genap bisa dibagi oleh 2. 3.    Bilangan 3 adalah pembentuk bilangan ganjil atau genap yang bisa dibagi oleh 3. Cirinya adalah jumlah digit pembentuk bilangan itu bisa dibagi oleh 3. 4.    Bilangan 5 adalah pembentuk bilangan dengan digit terakhir 5 atau 0.   Dan kelompok baru yang di atas tadi disebut Bilangan Prima, di mana padanya ada tiga kelompok: a.     Bilangan-bilangan prima (dan turunan-turunan bilangan prima) yang pada tabel bilangan prima (akan ditunjukkan nanti pada: 2. Tabel Bilangan Prima dan Turunannya) ada pada Kolom kiri (disingkat Koki), yaitu yang memenuhi persamaan P1=6n-1, di mana P1 adalah bilangan-bilangan prima dan turunan-turunan bilangan prima yang berasal dari hasil kali dari perkalian (P1 x P2), dan n adalah penghitung yang besarnya dari 1, 2, 3, 4, 5 dan seterusnya. b.    Bilangan-bilangan prima (dan turunan-turunan bilangan prima) yang pada tabel bilangan prima ada pada Kolom kanan (disingkat Koka), yaitu yang memenuhi persamaan P2=6n+1, di mana P2 adalah bilangan prima dan turunan-turunan bilangan prima yang berasal dari hasil kali perkalian (P1 x P1), dan n adalah penghitung seperti apa yang telah dinyatakan pada No. a. c.     Persis seperti pada b, hanya saja bahwa bilangan-bilangan turunannya berasal dari hasil kali perkalian (P2 x P2).